Jumat, 28 September 2012

Pembuatan Kompos


MODUL SMP/MTs

VII.2.1.9





MATA PELAJARAN     : PLH
KELAS                            : 7 (TUJUH)
SEMESTER                    : 2 (DUA)
WAKTU                          : 2 X 40 MENIT



KEGIATAN SISWA

Pembuatan Kompos dari Sampah Organik





PENULIS                                 : ERMALASARI, S.Pd
 LISTI  NAZIAH SUROYA, S.Pd
PENGKAJI MATERI            : Drs. Endang Haris








MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN PLH SMP/MTs KOTA TASIKMALAYA
2012




B. KEGIATAN BELAJAR
KEGIATAN 1      : Mendeskripsikan langkah-langkah pembuatan pupuk limbah organic

1.      Tujuan Pembelajaran   
Setelah mempelajari modul ini, kamu diharapkan dapat menjelaskan  mengenai kompos limbah organik

2.      Materi Pokok                             
Untuk mencapai tujuan di atas kamu harus mempelajari materi mengenai pembuatan pupuk kompos dari sampah organik.

3.      Uraian                             :

PEMBUATAN KOMPOS DARI SAMPAH (LIMBAH ORGANIK)

Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber aktifitas manusia maupun proses alam yang belum memilliki niali ekonomis. Berdasarkan jenisnya, sampah digolongkan menjadi :
a.    Sampah Organik, yaitu sampah yang dapat diuraikan di alam oleh mikroba. Antara lain seperti daun-daunan, sisa makanan, kulit buah, kotoran dan lain-lain.
b.    Sampah Anorganik, yaitu sampah yang tidak bisa diuraikan di alam oleh mikroba. Antara lain seperti, plastik, logam, kaleng, Styrofoam, dan lain-lain.
Setelah kamu mengetahui jenis sampah maka silahkan kamu coba mengelompokan jenis sampah disekitar kamu. Manakah yang lebih banyak kamu temukan, sampah organik atau anorganik?
Seperti yang kalian tahu bahwa hal yang paling penting dalam proses pertumbuan adalah pupuk. Dalam sistem pertanian pupuk yang sering  di gunakan adalh pupuk kimia sejenis urea. Tetapi, ada cara yang mudah untuk membuat pupuk di rumah yaitu membuat pupuk alami seperti pupuk kompos.

Apakah kompos itu?
Kompos adalah sisa-sisa mahluk hidup yang telah mengalami pelapukan. Bentuknya sudah berubah seperti tanah dan tidak berbau. Kompos memiliki hara NPK yang lengkap meskipun presentasinya kecil. Kompos juga mengandung senyawa-senyawa lain yang sangat brmanfaat bagi tanaman.
Pupuk Kompos

 Apakah manfaat dari kompos ?
 Kompos ibarat multivitamin bagi tanah dan tanaman. Kompos memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Kompos akan mengembalikan kesuburan tanah. Tanah yang keras akan menjadi gembur, tanah yang masam akan menjadi lebih netral. Tanaman yang diberi kompos tumbuh lebih subur dan kualitas panennya lebih baik dari pada tanaman tanpa kompos.

Apa saja yang dapat dibuat kompos?
Pada prinsipnya, semua bahan yang berasal dari mahluk hidup atau bahan organik dapat di komposkan. Serasah, daun-daunan, pangkas rumput, sisa sayuran, kulit buah dan sisa kayu dapat di komposkan. Kotoran binatang ternak dan bahkan kotoran manusiapun dapat di komposkan. Kompos yang berasal dari kotora binatang ternak lebih dikenal dengan pupuk kandang. Ada bahan yang mudah dikomposkan (serasah, daun-daunan, kulit buah, sisa sayuran dll), ada bahan yang agak mudah dikomposkan(kayu keras, ranting, batang dan bambu), dan ada bahan yang sulit dikomposkan (kayu sangat keras, tulang, rambut, tanduk dan bulu binatang).

4.      Tugas 1                           
Isilah pertanyaan berikut ini dengan benar !
1.      Apa perbedaan antara sampah organik dengan sampah anorganik ?
2.      Jekaskan apa yang dimaksud dengan pupuk kompos ?
3.      Sebutkan dua manfaat dari pupuk kompos ?
4.      Sebutkan bahan-bahan yang mudah dikomposkan ?
5.      Apakah sampah dapur dapat dibuat pupuk kompos ?

5.      Rangkuman                   
Sampah organik maupun sampah anorganic keduanya memiliki manfaat yang besar apabila telah mengalami pemprosesan, seperti halnya sampah organic dapat dibuat menjadi pupuk kompos. Selain manfaatnya yang besar seperti dapat mengembalikan kesuburan tanah, pupuk kompos juga memiliki nilai jual yang tinggi. Para petani lebih mengincar pupuk kompos karena dalam penggunaanya tidak perlu ditakutkan akan ada efek samping. Sampah organik yang dapat dikomposkan sangat banyak tersedia disekitar kita sehingga dalam pembuatan pupuk kompos ini tidak memerlukan biaya yang besar. 


KEGIATAN 2      : Mendeskripsikan langkah-langkah pembuatan pupuk limbah organik.

1.      Tujuan Pembelajaran   
Setelah mempelajari modul ini, kamu diharapkan dapat mendeskripsikan langkah-langkah pembuatan kompos limbah organik.

2.      Materi Pembelajaran    
Untuk mencapai tujuan diatas, kamu harus mempelajari materi mengenai pembuatan kompos dari limmbah organik.

3.      Uraian                            

MEMBUAT KOMPOS
Cara mengolah sampah organik menjadi kompos ada dua macam, yaitu :

1. Secara alami dan menggunakan bantuan bakteri fermentasi.

Peralatan yang digunakan :
a.       Pisau / golok unuk mencacah
b.      Talenan untuk alas mencacah
c.       Botol untuk menyimpan air gula.
Bahan yang digunakan :
a.            Sampah organik
b.           Bakteri fermentasi
c.            Molase / air gula.
Membuat kompos secara alami :
       
1.
Dipilah
Memisahkan antara sampah organik dan sampah anorganik.
2.
Dicacah
Sampah organik disimpan diatas talenan kemudian dicacah / dipotong dengan pisau agar bentuknya lebih kecil atau lambut.
3.
Dicampur tanah
Sampah organik  yang sudah dicacah diperciki air gula secara merata, lalu dicampur dengan tanah yang subur. Kemudian tumpuklah didalam wadah / ember dan tutup dengan karung.
4.
Diaduk
Sampah yang sudah disimpan di dalam ember harus di aduk setiap hari, agar panas sampah antara 30-60 derajat celcius.
5.
Diangin-anginkan
Setelah 2 minggu proses fermentasi sudah selsai. Bongkarlah tumpukan kompos tersebut, kemudian hamparkan dan angin-anginkan untuk menurunkan kadar air (dilakukan di tempat yang teduh). Selama diangin-anginkan, kompos dibalik-balik agar keringnya merata.
6.
Diayak
Kompos di ayak agar butiran kompos bentuknya seragam.
7.
Ditanam
Kompos dapat digunakan untuk menanam









2. Membuat kompos menggunakan bantuan bakteri fermentasi :
1.    Dipilah
Memisahkan antara sampah organik dan sampah anorganik.
2.    Dicacah
Sampah organik disimpan diatas talenan kemudian dicacah / dipotong dengan pisau agar bentuknya lebih kecil atau lambut.
3.    Ditaburi bakteri
Sampah organik yang sudah dicacah diperciki air gula secara merata, lalu ditaburi bakteri fermentasi. Kemudian tumpuklah didalam wadah / ember dan tutup dengan karung.
4. Diaduk
Sampah yang sudah disimpan di dalam ember harus di aduk setiap hari, agar panas sampah antara 30-60 derajat celcius.
5.    Diangin-anginkan
Setelah hari ke 8 proses fermentasi sudah selesai. Bongkarlah tumpukan kompos tersebut, kemudian hamparkan dan angin-anginkan untuk menurunkan kadar air (dilakukan di tempat yang teduh). Selama diangin-anginkan, kompos dibalik-balik agar keringnya merata.
6.    Diayak
Kompos di ayak agar butiran kompos bentuknya seragam.
7.    Ditanam
Pupuk Kompos Hasil Fermentasi

4.      Tugas 2                           
1.      Sebutkan dua cara pengolahan pupuk kompos ?
2.      Sebutkan alat yang diperlukan untuk membuat pupuk kompos ?
3.      Sebutkan cara-cara dalam mengolah sampah secara alami ?
4.      Mengapa dalam pembuatan pupuk kompos harus di aduk setiap hari?
5.      Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat pupuk kompos sengan cara alami ?

5.      Rangkuman                   
Cara membuat pupuk kompos dengan cepat, mudah, dan murah bisa dilakukan dengan dua cara. Yang pertama, menggunakan cara alami dengan mecampurkan tanah subur dan percikan air gula, sedangkan yang kedua dengan mencampurkan bakteri fermentasi. Untuk alat dan bahan yang akan digunakan sangat sederhana seperti pisau, talenan, sampah organik, air gula dan sebagainya yang ada disekitar kita. Mengenai tahapan/cara yang harus dilakukan dalam pembuatan kompos diantaranya :
1.      Dipilah
2.      Dicacah
3.      Dicampur tanah (untuk cara alami)
Ditaburi bakteri (untuk cara dengan bantuan bakteri fermentasi)
4.      Diaduk
5.      Diangin-anginkan
6.      Diayak
7.      Ditanam

C. KUNCI JAWABAN

No. Tugas
No. Soal
Kunci Jawaban



1
1
-      Sampah organik adalah sampah yang dapat teruai di alam oleh mikroba, sedangkan
-      Sampah anorganik adalah sampah yang tidak dapat terurai di alam oleh mikroba.

2
Sisa-sisa mahluk hidup yang telah mengalami pelapukan, bentuknya sudah seperti tanah dan tidak berbau.

3
-      Memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah
-      Mengembalikan kesuburan tanah
-      Tanah yang tadinya keras akan menjadi gembur
-      Tanah yang tadinya masam akan menjadi netral

4
Daun-daunan, serasah, sisa buah-buahan dll.

5
Bisa, karena sampah sisa rumah tangga merupakan sampah organik yang dapat dibuat pupuk kompos.



2
1
-          Secara alami dengan campuran tanah subur dan percikan air gula.
-          Dengan cara banyuan bakteri fermentasi.

2
1.      Pisau/golok untuk mencacah
2.      Talenan untuk alat mencacah
3.      Botol untuk menyimpan air gula

3
Dipilah, dicacah, dicampur tanah, diaduk, diangin-anginkan, diayak, dan ditanam.

4
Supaya suhu panas pada tempat pembuatan pupuk kompos merata yaitu antara 30 sampai 60 derajat celcius.

5
2 minggu.

GLOSARIUM

Mikroorganisme
: Setiap organisme yang hanya bisa dilihat dengan mikroskop seperti protozoa, bakteri, virus dll.
Sifat fisik tanah
: Keadaan tanah yang dapat dilihat dari sifat fisiknya itu sendiri seperti warnanya, bentuknya, dan jenisnya.
Sifat kimia tanah
: Zat-zat yang terkandung dalam tanah.
proses fermentasi
: Proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerob (tanpa oksigen)

 Unsur Hara
: Unsur yang tersedia di alam hasil dari penguraian mikroorganisme.


DAFTAR PUSTAKA

Wijaya,Tatik.dkk.(2010). PendidikanLingkungan Hidup Kelas VII SMP/MTs. Bandung: Prisma Esta Utama.
Abas, M. Dkk. (2008). Pendidikan Lingkungan Hidup untuk SMP/MTs Kelas VII. Tasikmalaya: CV.Multipesona.

Website :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar